Pengasuhan Anak

2011 February 4
tags:
by Meidya Derni

Membesarkan  dan mengasuh anak dengan bahagia dan cara yang sehat adalah salah satu tantangan yang dihadapi oleh orangtua. Cara orangtua dalam mendidik dan membesarkan anakpun berbeda-beda seusai dengan pengetahuan dan pengalaman yang dialami orangtua saat masa kecil. Pengasuhan yang baik dapat membantu anak dalam memupuk empati, kejujuran, kemandirian, pengendalian diri, kebaikan, kemampuan bekerjasama, dan keceriaan anak.
Berikut prinsip-prinsip pengasuhan yang baik:

1. Perhatikan sikap dan kelakuakn Anda. Entah itu perilaku terhadap diri sendiri atau cara Anda memperlakukan orang lain. Anak Anda belajar dari apa yang Anda lakukan. Jika Anda sering menghina diri sendiri dan meremehkan diri sendiri maka anak pun akan melakukan hal yang sama pada dirinya.

2. Berikan cinta yang tegar. Artinya Anda tidak dapat memanjakan anak karena Anda mencintai anak.  Anda tidak dapat menuruti saja apa semua maunya. Contohnya suatu hari anak saya meminta ijin untuk makan permen. Saya tanyakan pada dia, apakah dia sudah makan permen hari ini. Dia jawab sudah. “Kalau begitu sudah, tidak boleh lagi.” “Tetapi Bunda bilang, Bunda cinta saya. Permen bikin saya senang,” ucap putra saya merayu. Mendengar perkataannya saya pun menjawab,”Ya benar I love you, tetapi tidak karena Bunda cinta kamu, lalu kamu dapat melakukan dan meminta apa saja.”

3. Terlibat dalam kehidupan anak. Memang ini membutuhkan waktu dan pengorbanan Anda, bahkan skala prioritas Anda pun dapat bergeser. Tetapi bukan berarti Anda mengambil alih tugas anak, seperti membuat tugas dari sekolah.

4. Beradaptasi dengan perkembangan anak. Anda tidak dapat mengunakan cara pendekatan yang sama saat berhadapan dengan anak yang usianya 7 tahun dengan 11 tahun.

5. Menetapkan aturan yang telah disepakati bersama.  Anda tidak dapat berharap saat remaja anak akan patuh pada aturan Anda jika saat kecil anak tidak menerapkan aturan dalam kehidupannya.

6. Tumbuhkan kemandirian anak Anda. Suatu saat anak akan hidup sendiri, dia butuh kemandirian agar bisa sukses di dalam hidupnya.

7. Konsisten dengan aturan. Jangan membuat aturan yang berbeda setiap harinya.

8. Disiplin. Banyak cara untuk mendisiplinkan anak seperti time out ataupun mengambil hak istimewanya.

9. Jelaskan harapan, aturan dan keputusan Anda pada anak. Terkadang anak tidak tahu apa yang diharapkan orangtua pada dirinya. Apa aturan yang harus dipatuhinya. Orangtua berpikir anak sudah tahu aturannya. Ketika Anda mengambil keputusan terhadap suatu masalah, anak pun tidak diberitahu alasannya. Misalnya saja ketika seorang gadis remaja minta ijin pada orangtuanya untuk nonton di malam hari bersama temannya, orangtua langsung berkata tidak tanpa memberikan alasannya.

10. Perlakukan anak Anda dengan hormat. Agar anak hormat kepada Anda, maka Anda harus menghormati anak.  Berikan kesempatan pada anak untuk bicara, berikan perhatian,  berikan waktu dan menyenangkannya.

No comments yet

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS