Diabetes Mellitus Pada Anak

2009 April 7
by Meidya Derni

dm“Bunda, Cassie dirawat di rumah sakit,” ucap putri saya sepulang dari sekolah. Cassie adalah teman sekolah putri saya. Seorang anak berusia 9 tahun yang periang, pintar, kurus, African-American.

Selanjutnya putri saya bercerita apa yang dialami temannya itu. Saat di sekolah Cassie sering tertidur di kelas. Dia sering mengeluh letih. Dan klimaknya Cassie hampir jatuh pingsan di dalam kelas. Untunglah saat itu gurunya sedang berada di dekat Cassie, sigap memeluknya, sehingga dia tidak terjatuh.

Cassie pun dilarikan ke rumah sakit dan ternyata setelah menjalani pemeriksaan Cassie dinyatakan mengidap Diabetes Melitus atau dikenal dengan kecing manis.

Penyakit diabetes melitus disebabkan kurang berfungsinya kelenjar ludah perut atau pankreas. Pankreas terletak di belakang lambung, berisi cairan semacam getah yang membantu mencerna makanan.

Salah satu cairan yang dihasilkan adalah insulin. Zat ini dihasilkan langerhans, kelompok sel yang tersebar di dalam pankreas. Tugas insulin adalah mengatur penggunaan karbohidrat atau glukosa dalam tubuh. Ketika pankreas tidak dapat memproduksi insulin yang cukup, maka zat gula (karbohidrat) dari makanan dan minuman manis tak dapat dimanfaatkan. Kelebihan gula akan larut ke dalam air seni sehingga disebut kencing manis.

Dan gula ini dapat pula larut ke dalam darah, maka saat diperiksa di laboratorium, endapan glukosa ini akan terlihat, sehingga di sebut gula darah. Penderita penyakit ini akan selalu kekurangan karbohidrat sehingga selalu merasa lapar dan haus.

DM ada 2 type yaitu type 1  disebabkan faktor keturunan, sedangkan type 2 bukan faktor keturunan.

Pada anak ternyata baru akan terdeteksi menderita diabetes biasanya pada usia 7 tahun ke atas. Tetapi bisa muncul sejak usia dini, bahkan bayi sekali pun. Hanya saat masih kecil, meski kekurangan insulin, biasanya tidak banyak. Jadi, tidak terlalu tampak meski kadar gulanya naik. Baru setelah anak semakin besar, makin kelihatan karena kebutuhan insulinnya makin banyak.

DM pada anak ditandai dengan sejumlah gejala yang mirip dengan gejala diare seperti muntah, sering buang air besar, kesadaran menurun (koma), dehidrasi berat, kejang-kejang dan sebagainya.

Banyak orang tua melihat gejala yang terjadi pada anaknya sebagai diare berat. Padahal dia sudah terserang diabetes. Tidak jarang anak penderita diabetes dibawa ke rumah sakit dalam keadaan koma.

Untuk itu orangtua harus memperhatikan kebiasaan makan dan aktivitas fisik anaknya di rumah. Selain juga memperhatikan perkembangan berat badan anak tersebut. Anak yang terindikasi menderita DM biasanya sering cepat merasa lapar dan haus, buang air kecilnya banyak dan berat badannya tidak/sukar naik.

Kadar gula darah yang normal pada anak sama dengan kadar gula yang normal bagi orang dewasa yakni berkisar antara 100-140 mg/dl.

Seringkali terjadi kalau anak banyak makan dan banyak minum, orang tua menganggap wajar. Sering kencing juga dianggap wajar, wong makan minumnya juga banyak. Itu yang membuat orang tua dan dokter kecolongan. Baru setelah anak terkena infeksi, baru diabetesnya kelihatan.

Sekarang Cassie mendapatkan perhatian khusus dari klinik sekolah, sebelum makan dan sesudah makan harus diperiksa gula darahnya, juga mendapatkan suntikan insulin setiap hari. Cassie pun harus diatur makannya, setiap 2 jam sekali diberikan snack untuk menjaga kestabilan gula darahnya.

9 Responses leave one →
  1. 2009 November 6
    nono nurdiyanto permalink

    saya seorang perawat
    saya punya kasus unik,tolong minta penjelasanya,
    Ada anak r usia 3th,gula darahny mencapai 560mg/ml..sudah d therapi oleh dr spa dng insulin dngn terapi tertinggi 8unit,tetapi sudah 4hari d rawat tdk mau turun gdsnya,bahkan sehabis pemberian insulinpun cenderung malah naik..
    Tolong minta penjelasan tentang kasus trsbt.
    Terimakasih..

  2. 2009 November 6

    Maaf Bu, saya bukan dokter. Tetapi akan saya teruskan pertanyaan ibu ke dokter anak disini.

  3. 2010 September 24
    lia permalink

    mohon diteruskan ke Dr ahlinya, Anak saya berusia 8 th 10 bulan jenin kelamin perempuan . dengan berat badan 31 kg tinggi 131 cm kadar gula darah puasa saat ini 116 . dan glikosa 2 jam pp 160.
    kemanakah saya harus mengunjungi dokter ahlinya thanks,
    lia

  4. 2010 October 15

    Maaf Mbak, saya nggak tahu dokter ahli diabetes untuk anak. Nanti saya coba tanyakan pada teman saya.

  5. 2010 October 15

    Dapat info dari teman katanya ada di RSCM, di bagian anak, masuk saja dari pintu yayasan Thallasemia.

  6. 2011 March 29
    bunda mayang permalink

    anak saya pipisnya kok dikerubutin semut, saya jd khawatir banget. saya harus bagaimana

  7. 2011 March 29

    Coba di check gula darahnya Bu.

  8. 2011 April 29
    lova permalink

    Untuk masalah diabetes pada anak bisa langsung ke dokter anak sub spesialis endokrin anak. Di bbrp rs swasta besar sdh ada. Di RSCM pasti ada.

  9. 2013 January 31
    Gaby permalink

    Salam kenal semua.. Saya ikutan nimbrung yah.. Saya seorang diabetisi dari umur 8th,skrg umur saya 13th.. Kalo mau tanya” boleh kita tuker” pin / no.HP

    @ Nono Nurdiyanto : saya adalah seorang diabetisi. Sdh 5 thn mengalami DM. Utk kasus anak R 3th td saya sering ngalamin itu dinamakan KAD ato biasa dikenal ketoasidosis,kasih tau sm dsanya coba kasih obat antibiotik mungkin saja ada infeksi.. Semoga bermanfaat..

    @ Lia : utk dokter spesialis anak diabtes ini bisa di ctc ke Prof.DR.dr.Jose Batubara SpA
    Pin  : 28EDE432
    HP : 0816814707
    Praktek di RSCM, RS Hermina Podomoro, RS Hermina Jatinegara

    @ Bunda Mayang : kalo utk kasus anaknya bunda kayaknya harus dicheck gula darahnya, lalu check HbA1C di lab prodia , sm tangannya ada gemetar / keringetan ga / suka emosian / sering kepanasan itu bisa jadi Tyroid ( Kelenjar Leher yang membesar ) kalo utk tyroid bisa di check FT3,T3,T4,dan FT4
    Semoga Bermanfaat 😉

    @ Meidya Demi : Boleh minta nomor HP / Pin bbnya ?

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS